Sabtu, 12 Januari 2008

Dosa Pak harto...

Yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah khususnya dan masyarakat pada umumnya adalah mengadili suharto atas pelanggaran HAM dan kejahatan kemanusiaan yang dilakukannya. saya copy paste ya dari jawaban saya atas pertanyaan serupa, ini list dosa dosa suharto:
1. pembunuhan orang2x PKI di Jawa (estimasi paling sedikit 500,000 orang dibantai)
2. peristiwa malari (ratusan orang 'hilang)
3. peristiwa tanjung priok (ratusan umat isam 'dihilangkan')
4. penculikan mahasiswa dengan operasi 'bunga mawar' (puluhan hilang)
5. peristiwa penyerbuan kantor PDIP, 27 Juli 1996 (ratusan tewas)
6. penyerbuan timor timur, 1976 (ribuan orang tewas)
7. peristiwa dili, 1991 (ratusan umat katolik tewas)
8. diskriminasi parah terhadap warga keturunan cina, dimana kalangan ini dilarang untuk melakukan/mempraktekan kebudayaan mereka, ahkan menggunakan nama mereka sendiri!!! bayangkan!! sekian puluh tahun mereka dijadikan sapi perahan birokrasi, yang hak asasinya dipasung!!
9. korupsi dan keterpurukan bangsa ini secara ekonomi (hutang luar negeri yang menggunung, ekonomi berdasarkan KKN)memang semua manusia tidak luput dari kesalahan dan kekhilafan, suharto juga punya jasa untuk Indonesia dalam artian kestabilan pemerintahannya dan menciptakan dasar dasar ekonomi negara ini (walaupun hal yang kedua masih bisa diperdebatkan)tetapi, kalau menurut saya pribadi (dan keluarga, teman, kenalan dari korban kejahatan yang disebut di atas atau siapa saja orang indonesia yang punya nurani), 'jasa' beliau itu tidak ada apa apanya dengan kejahatan kemanusiaan yang dilakukan!!!tunjukan bahwa bangsa kita adalah bangsa yang berkarakter kuat, yang menghargai dan memberi keadilan kepada orang yang dizolimi, bukan bangsa 'priyayi' yang permisif dan begitu gampang melupakan kesalahan!! tunjukan bahwa negara dan bangsa ini adalah bangsa yang adil, yang meletakan hukum di atas seluruh golongan, adili suharto!!! walaupun harus secara in-absentia!

link saudara dari Y!A..
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080112104325AAI7KM2&r=w&pa=FZptHWf.BGRX3OFPgTRUWRYMeyG3ViQE0cuWS4eJfmHWOcPlWg--&paid=answered#BKFLD2X.Ejj9dxHHzuMH

Salah satu dari lebih Alasan Otak Einstein diawetkan

-SIAPA yang tidak mengenal nama seorang ilmuan besar...

dengan nasehat terakhir darinya,...
agama tanpa ilmu lumpuh...
ilmu tanpa agama buta.....

ini penjabaran atau penguatan bahwa einstein adalah seperti einstein adanya...

pernah seorang profesor bertanya..Apakah Tuhan menciptakan segalanya??
mahasiswa menjawab...Ya benar Tuhan menciptakan segalanya?

Jadi Tuhan juga menciptakan kejahatan!!karena kau menyebutkan Tuhan menciptakan segalanya...
mahasiswa itu pun terdiam..Lagi profesor itu mendaulatkan dirinya bahwa telah mematahkan bahwa Tuhan itulah kebenaran...

namun seorang mahasiswa bertanya kepada profesor tersebut...
maaf prof , saya ingin bertanya..apakah dingin itu ada??

prof tersebut tanpa berpikir menjawab jelas ada...
mahasiswa tersebut kemudian menjawab tidak tidak ada...yang ada adalah ketiadaan panas...
(dengan tambahan penjelasan akademis)..

kemudian mahasiswa tersebut bertanya kembali...
prof apakah Kejahatan itu ada...
prof tersebut menjawab..jelas ada, maksud anda apa?lihatlah di koran tingkat kriminalitas sangat tinggi...?tadi sudah saya jelaskan kan..

mahasiswa menjawab..tidak prof...kejahatan itu tidak ada..yang ada adalah ketiadaan Tuhan di hatinya...jadi jika cinta kasih Tuhan, jika rasa sayang Tuhan pada kehidupan tidak ada di hati, maka timbullah kejahatan..

prof tersebut terdiam..........

mahasiswa itu adalah Einstein itu sendiri...

Jumat, 11 Januari 2008

JAsa-jasa tidak terlupakan Pak Harto..

semakin kesehatan beliau yang tidak baik...

mari kita liat jasa2nya..ini dari pandangan pribadi..

benar..jika soeharto adalah bapak pembangunan...
Soekarno peletak sendi2 bangsa..
Pak Harto melanjutkan pembangunan...sesungguhnya Amerika pun takut akan Beliau...

tidak pernah ada presiden yang sangat dekat dengan rakyatnya...sampai kelompencapir di desa2..sampai laporan khususnya di desa2...mungkin rakyat perlu itu...

apalagi tentang PELITAnya...agraris tetap masuk dalam dasarnya..memang presiden wong cilik..

swasembada beras..adalah salah satunya...kalo sekarang, hhmmm...beras sampai ditukar oleh pesawat...

saya berkonspirasi..semua adalah buatan suatu konspirasi dunia yang menjatuhkan soeharto....
kalo benar....waah....sesungguhnya presiden dibunuh pelan-pelan oleh lawan poltiknya di dunia...

saya pernah berpendapat..kenapa PELITA tidak dilanjutkan oleh seluruh komponen bangsa..dengan mengenyampingkan ego masing2...coba GUSDUR, MEGA, AMIEN, SBY, EFFENDY GHAZALI, ATAUPUN TUKUL ARWANA.. DAN JANGAN LUPA IWAN FALS...
GEDE PRAMA..dsb.dsb..

duduk sama2 menyelesaikan program2 negara untuk beberapa tahun ke depan..

semoga didengarkan...

dan ramalan JOYOBOYO
NOTO NAGORO..

NO (soekarno)..
TO(soeharto..

kayaknya hanya mereka yang cocok menjadi pembentuk negara..
jadi mencari presiden ketiga...

Koperasi dari sudut Akuntansi..

Ada kerancuan dalam bentuk akuntansi di koperasi dan dengan akuntansi yang berterima umum..

Salah satunya adalah dalam SHU yang dianggap sebagai keuntungan koperasi..
menurut link yang ada...http://www.mail-archive.com/jamaah@arroyyan.com/msg00678.html

pembagian dari sisa hasil usaha
a. untuk cadangan;
b. untuk anggota menurut perbandingan jasanya, dalam usaha koperasi untuk memperoleh pendapatan perusahaan;
c. untuk anggota menurut perbandingan simpanannya dengan ketentuan tidak melebihi suku bunga yang berlaku pada Bank-bank Pemeringah;
d. untuk dana Pengurus dan Pengawas;
e. untuk Kesejahteraan Pengelola Usaha dan karyawan KOPERASI;
f. untuk dana pendidikan KOPERASI;
g. untuk dana Sosial.

jika diselaraskan dengan akuntansi yang ada...maka cadangan adalah laba ditahan..
untuk dana pengurus dan pengawas adalah serta kesejahteraan dan karyawan koperasi....gaji..
untuk anggota menurut perbandingan jasanya...bisa dikatakan prive karena modal adalah dari anggota...

Jadi disinilah kelebihan koperasi,..memang sih modal dari pinjaman atau hibah..
namun modal juga berasal dari iuran yang disetorkan...

ada kontrol dari anggotanya itu ssendiri...



Sabtu, 05 Januari 2008

Selasa, 11 Desember 2007

Pancasila yang sejati..

sila satu adalah dasar pertama...jangan bertengkar... ga pantes..

sebenarnya sebagai sebuah dasar..diharapkan menjadi penasehat yang baik bagi suatu negara..
bagaimana kita bisa mencapai rasa kemanusiaan yang adil dan mempunyai adab...

jika moral selalu dipertentangkan...

setelah beradab persatuan Indonesia akan bisa dikumandangkan dengan rasa iklas, dan menghargai, serta berani menghadapi semua tantangan terhadap negeri..

kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat, kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan keadilan..adalah suatu bentuk pemilihan pemimpin yang bijaksana dari rakyatnya yang penuh persatuan...

keadilan sosial adalah tujuan akhir bangsa Indonesia, bahwa sesungguhnya hal itu sudah ada, yakin ada dalam seluruh sanubari rakyat, bangsa, Indonesia..

aminn

Selasa, 04 Desember 2007

Politik dengan biaya tinggi adalah awal buruk

Seperti diketahui, banyak pertanyaan mengapa anggota-anggota terhormat DPR, MPR, dsb yang sangat tidak dihormati melakukan korupsi..
Ya karena salah satunya adalah politik dengan biaya tinggi tersebut..
Jika dinilai sebuah kesalahan mereka korupsi..
jelaslah salah dan tidak perlu dipertanyakan...

yang lebih salah lagi, mengapa biaya untuk menjadi DPR,MPR, tersebut sangat tinggi...
ya pada saat mereka ingin naik biaya yang dikeluarkan banyak pula...

saya pribadi tertawa, dalam artian membenarkan ironi saudara paulus T...yaitu
"Sudah jelas soal moral berperan serta kok malah> dibilang bukan soal moral ?> System building salah karena moralnya juga sudah> tidak benar.> > Sekarang saat korupsi sedang disorot masyarakat,> yang disalahkan adalah> politik yang katanya berbiaya tinggi.> > Kalau mau ngeles terus ya muter-muter aja gak akan> habis lingkaran setannya.> > Sebagai gambaran saja muternya, biar nanti gak perlu> pusing mikir cara> ngelesnya lagi.> > Korupsi == disebabkan oleh == Politik biaya tinggi> Politik biaya tinggi ==di sebabkan oleh == ekonomi> biaya tinggi> ekonomi biaya tinggi == disebabkan oleh == besarnya> pajak, pungli dan biaya> siluman lainnya> pajak besar, pungli + biaya siluman == disebabkan> oleh== korupsi.> > Ya diputer-puter saja yah, biar rakyatnya mabok> semua.> > > Regards,> Paulus T."
pada http://www.mail-archive.com/forum-pembaca-kompas@yahoogroups.com/msg23241.html

kalo dipikir betul juga seperti itu...
tetapi ICMI menampilkan cara untuk mengurangi biaya politik tinggi tersebut..yaitu

"Dijelaskan Nanat, dampak lebih lanjut dari tingginya biaya politik di Indonesia mengakibatkan kebijakan para kepala daerah yang terpilih tersebut menjadi disetir oleh sponsor. Hal ini terlihat dari pelaksanaan berbagai proyek di lingkungan pemerintah daerah yang tidak kredibel. Menurut Nanat, jika hal ini terus dibiarkan, pelaksanaan demokrasi di Indonesia akan terus terpuruk. ''Malah, akan menimbulkan tsunami demokrasi,''tegas dia.
Salah satu solusi yang ditawarkan ICMI, kata Nanat, adalah pengurangan biaya politik dalam pemilihan kepala daerah. Menurut dia, pemerintah seharusnya mengeluarkan anggaran untuk membiayai proses politik setiap calon. Namun, supaya tidak terlalu membebani keuangan negara, biaya yang dikeluarkan tersebut harus terbatas.
Selain itu, kata Nanat, ICMI menawarkan supaya pengajuan calon kepala daerah, hingga presiden yang berasal dari perseorangan dipermudah. ''Jadi, calon perseorangan bisa tampil dalam proses pemilihan bersaing dengan calon kepala daerah yang berasal dari parpol dengan sejajar,''cetus Nanat. Hal serupa dikemukakan Ketua Dewan Penasihat ICMI, Prof Ginandjar Kartasasmita. Dijelaskan Ginandjar, salah satu solusi supaya tidak pelaksanaan demokrasi di Indonesia bisa maju adalah mengurangi dominasi partai dalam proses pemilihan kepala daerah.
Saat ini, kata dia, dominasi partai dalam proses demokrasi ini telah mengakibatkan tidak jelasnya kinerja demokrasi itu sendiri. ''Para calon harus mencari partai sebagai kendaraan. Layaknya kendaraan, ojeg misalnya, berarti harus bayar,''cetus Ginanjar yang juga ketua Dewan Pertimbangan Daerah (DPD) RI ini."

pada http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=314178&kat_id=3

solusi yang ditawarkan adalah mengajukan anggaran sendiri..dan mengambil jalan calon perseorangan bukan dari partai...

saya tertarik dengan ulasan pada http://afewgoodwords.wordpress.com/2007/03/10/menyoal-parlemen-biaya-tinggi/

di ulasan tersebut dikatakan bahwa sudah melakukan politik biaya tinggi, lalu tidak kompeten lagi dalam menyelesaikan urusan bangsa..yang dipikirkan malah urusan perut,keluarga, dan golongan..

sarkasmenya orang guuooblogg dan tidak punya rasa ingin membangun bangsa Indonesia kok jadi DPR...
dari situ kita bisa berpikir bahwa Indonesia, masih menjadikan uang sebagai satu-satunya sumber kebahagiaan, kemewahan, prestise, dan keunggulan semu...
jadi intinya adalah mencari seumber kebahagiaan lain...selain uang...

jika ditilik dari produk-produk yang menggiurkan (seperti HP terbaru, Mobil mewah, laptop yang sebenarnya katrok tapi ga tau kalo itu katrok)...
maka sebenarnya bangsa Indonesia masih dibingungkan oleh suatu standar yang semu...

ini adalah unsur negatif dari kemajuan teknologi...
bukan untuk melawannya, tetapi wajar dari setiap budaya ada positif dan negatifnya...
kecuali korupsi.titik.

solusi lain adalah dapat dilihat pada pengurangan birokrasi yang menjelimet...
hal itu sudah dilakukan oleh kabupaten jembrana yang sudah trbukti mampu memangkas birokrasinya...hal itu pun menjadi contoh bagi kabupaten lainnya...

jembrana disebutkan bahwa mampu menggratiskan sekolah, biaya rumah sakit, dan birokrasi itu sendiri...

tidak percaya, baca ulasan diyah peneliti solo untuk diperlihatkan kepada pemimpin solo...
pada http://www.suaramerdeka.com/harian/0507/12/slo10.htm
ato tulis di yahoo search "keberhasilan jembrana"....
ada rasa haru mendengarnya...

tapi untuk pribadi saya yang masih belum jadi apa-apa...
paling tidak saya bersyukur sudah mengawali dari diri sendiri untuk membenci korupsi...
dan berbahagia dengan apa yang sudah dipunyai,diberikan oleh dunia...
amin...

harapan yang ada adalah orang Indonesia semuanya tanpa terkecuali paling tidak mengintrospeksi diri untuk tidak melakukan korupsi...
dengan itu jika semuanya bangsa indonesia membencinya... bukan tidak mungkin Indonesia berhasil lepas dari budaya yang bikin malu bangsa tersebut...
amin..

terima kasih Tuhan